Silsilah Hadits Shahih No 703
Oktober 11, 2008 at 5:33 pm Tinggalkan Komentar
NO. 703
SHALAT DHUHA
Oleh Syaikh al-Albani
Dari Abu Hurairah ra., ia berkata: Telah bersabda Rasulullah saw: Tidaklah menjaga shalat dhuha kecuali orang banyak bertaubat. Nabi saw bersabda: Ia adalah shalat orang-orang yang banyak bertaubat.
[1]HHR. Ath-Thabrani; Ibnu Khuzaimah di “Shahih” nya [II/228 no. 1224 tahqiq Al A’zhami]; Al-Hakim di “Al-Mustadrak” nya [I/314] dan dishahihkannya atas syarat Al-Bukhari dan Muslim, dan disepakati oleh Adz-Dzahabi. Hadits diatas dikeluarkan dari sanad Ismail bin Ubaidillah bin Zararah ar Raqi, ia berkata, “Telah meriwayatkan kepada kami Khalid bin Abdillah, ia berkata, ‘Telah meriwayatkan kepada kami Muhammad bin Amr dari Abu Salamah dari Abu Hurairah.
Al-Haitsami menyebutkan kalimat yang pertama kemudian ia berkata: “Diriwayatkan oleh Ath-Thabrani di “Mu’jam al-Ausath” , di dalam sanadnya ada Muhammad bin Amr dan ia itu diperbincangkan dan di dalam sanadnya juga ada perawi yang saya (al-haitsami) tidak mengetahuinya” [II/239].
Sementara Ibnu Khuzaimah mengingatkan: Periwayatan syaikh Ismail ini tidak bisa dipertanggungjawabkan jika ia meriwayatkan secara muttashil. Ad Darawardi meriwayatkannya dari Muhammad bin Amr dari Abu Salamah secara mursal, demikian pula dengan Hammad bin Salamah yang meriwayatkan dari Muhammad bin Amr dari Abu Salamah.
Syaikh Al Albany berkata di Silsilah Ahadits Ash Shahihah (703): Ismail bin Abdillah, dinilai shaduq, seperti disebutkan di dalam at Taqrib. Ia meriwayatkannya secara muttashil lagi marfu’. Ini merupakan ziyadah (tambahan) dan harus diterima. Hanya saja ia tidak memenuhi kriteria perawi yang dipakai oleh imam Muslim, sebab imam Muslim sedikitpun tidak meriwayatkan hadits dari Ismail, sedang dari Ibnu Amr, imam Muslim hanya meriwayatkan haditsnya sebagai syahid saja. Dengan demikian sanad hadits itu bisa kita nilai hasan.
[]
[1]Sumber : SILSILAH HADITS SHAHIH -3 [Asli: Silsilah al Ahadits Ash-Shahihah wa Syaiun min Fiqhiha wa Fawaaida. Terb. Mansyurat al Maktab al Islami]. Terj: Drs. H.M. Qadirun Nur— Cet 1 — Solo. Pustaka Mantiq. 1997. 468 hlm.
Entry filed under: Hadits, syaikh al-albani. Tags: .
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed