Seri Biografi Syaikh (19) : Memanfaatkan Potensi Umat dan Masyarakat
Oktober 11, 2008 at 5:27 pm Tinggalkan Komentar
Memanfaatkan Potensi Umat dan Masyarakat
Menurut beliau kondisi kaum muslimin searang ini berbeda satu sama lainnya sesuai dengan perbedaan kondisi dan pemerintah yang menaungi mereka. Hendaknya para ulama dapat memanfaatkan potensi masyarakat semaksimal mungkin untuk membimbing generasi Islam, mengarahkan dan menentukan masa depannya. Allah tidak membebani manusia kecuali menurut kadar kesanggupannya. Hanya saja syarat paling asasi yang mesti diwujudkan oleh masyarakat yang shalih adalah mereka harus berada di atas pedoman yang benar, bersumber dari al-Qur’an dan As-Sunnah kemudian tiap-tiap orang melaksanakannya sesuai dengan kondisi dan kemampuan masing-masing. Sehingga membuka kesempatan bagi mereka untuk hidup bersama dalam satu komunitas yang memungkinkan mereka bebas beramal dalam mewujudkan cita-cita tersebut. Namun perlu diketahui, kewajiban paling pertama mereka adalah menerapkan manhaj ini pada diri mereka sendiri lalu kepada orang-orang yang berada di bawah kuasanya yang dapat ia pengaruhi. Itulah yang diisyaratkan oleh seorang dai dalam perkataannya: “tegakkan Daulah Islamiyyah di hati kalian niscaya Daulah Islam akan tegak d tanah air kalian”.
Dahulu sudah dikatakan: “Orang yang tidak memiliki tidak akan mampu memberi apa-apa!”
(Majdzub 311)
Entry filed under: Biografi, syaikh al-albani. Tags: .
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed