Seri Biografi Syaikh (18) : Tashfiyah dan Tarbiyah
Oktober 11, 2008 at 5:24 pm Tinggalkan Komentar
Tashfiyah dan Tarbiyah
Sebagai jawaban dari masalah ini, beliau menjelaskannya kepada kita sebagai berikut:
“Dari sisi pemikiran dan ilmu, aku melihat keadaan kaum muslimin sekarang ini lebih baik daripada tigapuluh atau empat puluh tahun yang lalu. Sebelumnya –lebih kurang seperempat abad lalu kita mengeluhkan keterbelakangan kaum muslimin dalam ilmu-ilmu modern. Jarang sekali para pendidik yang membicarakannya. Kemudian muncullah hasil dari gerakan ini dengan bangkitnya generasi muda menekuni ilmu-ilmu modern namun berpaling dari sisi yang lain yakni dari ilmu-ilmu Islam. Hal itu tentu membahayakan masa depan generasi muda Islam”.
Menurut beliau realita ini terjadi hampir di seluruh negara Islam tanpa terkecuali. Kemudian di sana terdapat sisi kedua yaitu kemorosotan moral dan akhlak yang menimpa generasi Islam dengan berbagai corak dan jenisnya. Dekadensi moral yang memperingatkan kita akan bahaya yang setiap saat mengancam terutama dari sudut tenggelamnya kaum muslimin dalam dekapan materialisme dan memperebutkan harta dunia yang telah diperingatkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam dalam banyak hadits. Diantara adalah hadits dalam Shahih al-Bukhari : Bukan kemiskinan yang aku takutkan atas kalian. Namun yang lebih aku takutkan adalah dibukanya pintu dunia bagi kalian…
Dan dalam sabda beliau yang lain disebutkan: Sesungguhnya tiap-tiap umat mendapatkan bala bencana yang menimpanya dan bala bencana yang menimpa umatku adalah harta
Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani berkata: “solusi dari realita tersebut menurut keyakinanku hanya ada dua: Tashifyah (pemurnian agama) dan Tarbiyah (pembinaan umat di atas ajaran agama yang murni). Tashifyah maksudnya adalah pembersihan ajaran agama Islam dari noda-noda yang disusupkan dan disisipkan ke dalamnya. Caranya adalah membersihkan as-Sunnah dari hadits-hadits maudlu’ dan dhoif. Kemudian menafsirkan al-Qur’an atas dasar hadits-hadits yang shahih saja menurut pemahaman dan pandangan salafush shalih. Dan yang terakhir ini tidak mungkin terealisasikan kecuali dengan mempelajari ilmu hadits dan ilmu jarh dan ta’dil. Maksudnya bukanlah membatasi diri dengan tafsir yang telah disampaikan oleh salaf, namun hendaknya kita memegang teguh manhaj salaf dalam menafsirkan al-Qur’an. Memegang teguh manhaj salaf dalam hal ini merupakan jaminan bersatunya pandangan dan mencegah terjadinya perpecahan.
Tashfiyah yang kumaksud ini meliputi pembersihan ilmu-ilmu dan pemikiran-pemikiran Islam yang sampai kepada kita. Kita wajib menyingkirkan ilmu dan pemikiran yang menyelisihi manhaj yang benar. Demikian pula meliputi pembersihan pemikiran islam dari segala unsur baru yang disusupkan ke dalam pemikiran kaum muslimin dewasa ini melalui metode pengajaran ala barat. Secara lebih khusus misalnya ilmu filsafat dan ilmu-ilmu pendidikan yang terbuka kesempatan bagi mereka untuk menyusupkan racun mematikan yang merusak pemikiran kaum muslimin”.
Berkenaan dengan proses tarbiyah, beliau menyatakan : “maksudnya membimbing generasi Islam diatas bimbingan aqidah Islamiyyah yang shahih berdasarkan al-Qur’an dan as-Sunnah. Khususnya memberikan bimbingan ibadah kepada anak-anak Islam, tanpa banyak membahas tentang berbagai keuntungan ibadah secara material, seperti yang dilakukan oleh sebagian orang. Jika perlu disebutkan keuntungan materinya maka hendaklah yang paling akhir disebutkan. Dan jangan lupa pula mengajarkan syariat Islam, menurut pandanganku pengajaran materi ini harus berada diatas ketundukan dan ketaatan kepada perintah Allah dan percaya kepada kebijaksanaan-Nya. Tanpa harus berpanjang lebar menyebutkan keuntungan-keuntungan dari segi materi. Semua itu akan memberikan proteksi terhadap jiwa pelajar dari segala ancaman dan bahayanya. Dalam kesempatan ini aku mengingatkan peristiwa perjanjian Hudaibiyah serta urgensinya berserah diri dan patuh kepada hukum Allah dan Rasul-Nya.
(Majdub 310)
Entry filed under: Biografi, syaikh al-albani. Tags: .
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed